Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Sabtu, 27 Mei 2017

Tutorial CRUD Di laravel 5.4

Assalammualaikum Wr. WB. Salam IT, ditutorial ini saya akan mempraktikan membuat crud di Laravel 5.4 karna untuk keperluan mata kuliah Framework Programming dan sekalia sharing barang kali berguna. Oke tidak perlu lama - lama karena sedang bulan puasa mari berkoding ria. Untuk tampilannya nanti akan dibuat seperti berikut:
1.Halaman List

2.Halaman Detail

3.Halaman Edit

Sekarang kita menuju ke source code nya.
  1. Buatlah file controller dengan nama KaryawanController.php dengan menggunakan php artisan laravel dan ikuti source code berikut pada pastebin  https://pastebin.com/UKaPdxAg 
  2. Buatlah file model dengan nama Karyawan.php dengan menggunakan php artisan laravel dan ikuti source code berikut https://pastebin.com/zdpvihq3 
  3. Buatlah sebuah file migration untuk tabel databasenya dengan php artisan laravel seperti berikut https://pastebin.com/j9jZHBKq 
  4. Buat FormRequest dengan nama KaryawanRequest.php dari php artisan laravel dan isi source codenya seperti berikut https://pastebin.com/FwvS5G3A
  5. Buat view untuk tampilan templatenya pada folder view laravel dengan nama template.blade.php dengan source code seperti berikut https://pastebin.com/cDt1Hkqw
  6. Buatlah view dengan nama navbar.blade.php dan source codenya seperti berikut  https://pastebin.com/dwsFP9P3
  7. Buatlah view dengan nama footer.blade.php dan source codenya seperti berikut https://pastebin.com/vH3fB7GF
  8. Buatlah folder di dalam folder view dengan nama chaps8 dan buka folder tersebut untuk membuat file view selanjutnya.
  9. Buatlah folde view dengan nama form.blade.php untuk membuat tampilan inputan dan source codengan seperti berikut https://pastebin.com/ccqw9czY
  10. Buatlah file view dengan karyawan.blade.php untuk tampilan listnya dan ikuti source codenya seperti berikut https://pastebin.com/jbQHf2qZ
  11. Buatlah file view dengan show.blade.php untuk tampilan detail dan ikuti source codenya seperti berikut https://pastebin.com/pfRPHC9Y
  12. Buatlah file view dengan edit.blade.php untuk tampilan edit dan ikuti source codenya seperti berikut https://pastebin.com/GR8K5nSW
  13.  Buatlah file view dengan create.blade.php untuk tampilan create atau tambah dan ikuti source codenya seperti berikut https://pastebin.com/BR6Kxpbi
  14. Buka file web.php atau file router dari laravel dan tambah kan seperti pada source code berikut https://pastebin.com/JrEhYqdN 
  15. Untuk sebagai pelengkap buatlah folder css di direktory root laravel dan buatlah file css di dalam folder css dengan nama style.css dan tambahkan seperti pada source code berikut https://pastebin.com/AQ5Q9tuw 
  16. Buatlah folder fotoupload di directory root laravel untuk menampung foto yang di upload.
Dan silahkan jalankan pada browser anda. Terimakasih. Happy Coding.


 

Selasa, 01 November 2016

Pengertian dan Tutorial CRUD PDO di PHP



Pengertian PDO (PHP Data Objects)
PDO (PHP Data Objects) adalah interface universal yang disediakan PHP untuk “berkomunikasi” dengan database server. Maksud istilah “interface universal” disini adalah bahwa PDO tidak terikat dengan aplikasi database tertentu. Apabila saat ini kita menggunakan database MySQL dan dikemudian hari ingin bermigrasi menggunakan PostgreSQL, kita hanya tinggal mengganti cara pemanggilan awal PDO dan seluruh kode program yang ada bisa langsung digunakan untuk database baru.
Kondisi ini berbeda jika menggunakan mysql extension atau mysqli extension. Kedua extension ini hanya bisa bekerja dengan database MySQL. Karena alasan inilah banyak sebaiknya kita mulai beralih menggunakan PDO dibandingkan mysqli.
Secara teknis, apabila menggunakan mysql atau mysqli extension, PHP langsung berhubungan dengan MySQL Server, tetapi jika menggunakan PDO, ia tidak berhubungan langsung dengan database, tetapi hanya sebagai “interface”. Konsep PDO ini dapat digambarkan sebagai berikut:
PHP PDO –> Database Driver –> Database Server
PDO bekerja dengan metode yang disebut “data-access abstraction layer”. Artinya, apapun jenis database server yang digunakan, kode PHP yang ditulis akan tetap sama. PDO menyediakan “abstraction layer” untuk berkomunikasi dengan database server.
Untuk menggunakan PDO, kita harus mengaksesnya menggunakan object. PDO tidak menyediakan cara penulisan procedural style seperti mysqli atau mysql extension

Jenis Database Server yang didukung PDO
Hingga saat penulisan tutorial ini (PHP versi 5.6) PDO mendukung setidaknya 12 jenis Interface/Database Server:
§     CUBRID
§     MS SQL Server
§     Firebird
§     IBM
§     Informix
§     MySQL
§     MS SQL Server
§     Oracle
§     ODBC and DB2
§     PostgreSQL
§     SQLite
§     4D
List ini dapat anda lihat dari http://php.net/manual/en/pdo.drivers.php.
Dapat dilihat bahwa PDO mendukung banyak aplikasi database populer seperti: Oracle, Microsoft SQL Server, dan PostgreSQL. Dengan membuat kode PHP menggunakan PDO, secara tidak langsung kita juga membuka kemungkinan untuk menggunakan database server selain MySQL, sehingga menjadi lebih fleksibel.

Cara Mengaktifkan PDO Extension
Untuk mengaktifkan PDO, configure --enable-pdo and --with-pdo-sqlite --with-pdo-mysql atau apa pun database yang perlu mendukung dengan PDO (lihat manual PHP untuk informasi lebih lanjut).

Pengguna Windows
  ·         Untuk Apache, Anda akan perlu memastikan bahwa php_pdo.dll dan php_pdo_mysql.dll ada di direktori php/ext. Hilangkan tanda komentar atau tambahkan baris yang sesuai dalam php.ini, dan restart server web Anda.
  ·         Untuk IIS, dll PDO tidak diaktifkan secara default. Metode yang digunakan untuk memasangnya adalah dengan pergi ke Control Panel | Add / Remove Programs, sorot instalasi PHP Anda dan klik "Change" (Ubah / Hapus - Win XP). Tentukan "FastCGI", kemudian modifikasi ekstensi yang terinstall dengan menyertakan keduanya, kemudian restart server Anda.

Pengguna Macintosh
Metode 1
OS X 10.5: langkah-demi-langkah petunjuk rinci yang tersedia di sini:
  ·         Mendapatkan PHP + GD + PDO_MYSQL bekerja di OSX 10.5 (mengkompilasi ulang alias)
  ·         Mendapatkan PHP + GD + PostgreSQL bekerja pada OSX 10.5 (mengkompilasi ulang alias)
OS X 10.6: OS 10.6 hadir dengan ekstensi PDO diaktifkan secara default. (Untuk petunjuk tentang cara mengkonfigurasi lingkungan pengembangan Anda, lihat:
Drupal 6 pada OS X 10.6
Metode 2
MAMP telah di pra-dikonfigurasi dengan ekstensi PDO. Untuk informasi lebih lanjut, lihat: Bagaimana: Ciptakan lingkungan lokal menggunakan MAMP.

Pengguna Linux
PDO diaktifkan secara default pada php 5.1.0 pada sistem linux yang paling. Ada dokumentasi untuk mengaktifkan PDO untuk driver spesifik mysql.
 
Ubuntu
Seperti hal-nya dengan sistem Linux yang umum, dukungan PDO hadir dalam PHP5 di semua distro Ubuntu yang terbaru, dan tentu saja di PHP 5,2 yang diperlukan untuk Drupal 7. Jika Anda menemukan bahwa PDO dukungan tidak diaktifkan, instal paket berikut dan restart server dengan perintah:
sudo apt-get install php5-common php5-mysql
sudo /etc/init.d/apache2 reload
sudo service apache2 reload
Catatan: Sebelum restart server, pastikan bahwa ekstensi = pdo.so dan extensi = pdo_mysql.so sudah dimuat, baik di file php.ini atau mereka sendiri. Inisial file di dalam / etc/php5/conf.d.

Centos
Jika Anda menemukan bahwa PDO dukungan tidak diaktifkan, lakukan langkah berikut melalui SSH
yum update php-mysql
Jika pesan bash memberitahu Anda bahwa PDO-mysql tidak terpasang, maka lakukan perintah:
yum install php-mysql
kemudian restart httpd Anda / apache.
Ketika Anda mencoba menjalankan script installasi drupal, Anda harus dapat men-setup database MySQL
Melalui WHM
    Pergi ke Software> Easy Apache > Exhaustive Options List
    Pilih PDO dan PDO MySQL
    Kemudian simpan.

Pemecahan Masalah
Jangan gunakan installer PECL PDO. Proyek ini telah usang dan ditinggalkan. (Lihat http://pecl.php.net/package/PDO.) Kasus telah dilaporkan di mana dukungan PECL PDO tampaknya diaktifkan tetapi tidak bekerja dengan benar. Salah satu gejala-nya adalah ketidakmampuan untuk menginstal Drupal 7.
Jika Anda telah menginstal PECL PDO, Anda perlu untuk menghapus dan kemudian instal ulang versi dari inti PHP, atau meminta penyedia hosting Anda untuk melakukannya.
Pada Debian dan Ubuntu, perintah yang diperlukan adalah:
sudo pecl uninstall pdo_mysql
sudo pecl uninstall pdo
sudo apt-get install --reinstall php5-common php5-mysql
sudo /etc/init.d/apache2 reload.



Tutorial PDO PHP
Buatlah file bernama crud_pdo.sql untuk membuat databasenya, kemudian imporkan ke database MYSQL.



Kemudian Buatlah file bernama index.php untuk halaman awal dan inputan.


Buatlah file kembali bernama list.php untuk menampilkan data yang sudah di tambahkan.


Buatlah file bernama library.php untuk membuat proses pengiriman data dari php atau web ke database.

Terakhir buatlah file bernama edit.php untuk membuat halaman editnya.

Kemudian setelah selesai membuat file - file tersebut, sekarang buka browser kalian kemudian jalankan pada localhos dan hasilnya seperti ini.
Di gambar terlihat inputan yang sudah diisi kemudian klik tombol tambah untuk menmabahkan. Dan akan menuju ke halaman list data yang sudah dimasukan di database.

Di halaman list data terlihat ada tombol edit hapus dan tambah mahasiswa baru. Untuk tambah mahasiswa baru saya sudah mencobanya tadi, nah sekarang kita coba edit. Klik edit data mana yang akan di edit dan akan menuju ke halaman edit, dan tampilannya seperti berikut.
Disini saya mencoba merubah namanya yaitu menjadi Firdaus Shinoda kemudian klik tombol updat, dan akan kembali ke halaman list data seperti berikut.
Terakhir yaitu mencoba menghapus data yang ingin kita hapus, yaitu klik tombol delete dan ketika berhasil maka data yang kita hapus sudah tidak ada di daftar list.


Mungkin cukup sekian pembahasan mengenai PDO. :D

referensi:

  • http://www.duniailkom.com/tutorial-php-mysql-pengertian-pdo-dan-cara-mengaktifkan-pdo-php-data-objects/
  • http://drupal.or.id/dokumentasi/php/apa-itu-pdo#.WBijk_l9600

Jumat, 30 September 2016

Membuat CRUD Validasi Dengan PHP dan Bootstrap Sederhana

Salam jumpa kembali sobat IT.. Kali ini saya akan membuat CRUD Validasi menggunakan PHP dan Bootstrap sederhana.. pertama buatlah file dengan nama db.sql untuk membuat databasenya dan import ke php mysql, berikut scriptnya.


db.sql


yang ke dua buatlah script untuk phpnya..

config.php
untuk membuat koneksi pada php



index.php
untuk halaman depan dan menampilkan daftar list dari database.




read.php
Untuk membuat halaman read, delete dan update data.





new.php
Untuk membuat halaman tambah data ke database.




Buat folder dengan nama CSS untuk membuat tampilan web karena disini saya menggunakan template dari bootstrap.
Kemudian di dalam folder CSS buatlah file dengan nama :

AdminLTE.min.css



bootstrap.min.css




Kemudia jalankan di browser dan akan menghasilkan seperti ini :





Sekian tutorial yang bisa saya buat.
Terimakasih.. Salam IT :)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates